Sumpah Kami (Menjadi Indonesia)

Caption for this image
Untuk selalu memaknai, memberi nafas dan mengaktualisasi spirit Sumpah Pemuda 1928, kali ini Perhimpunan Pelajar Indonesia di Konya menghadirkan pembacaan puisi sumpah kami (menjadi Indonesia). Dengan iktikad yang tulus dan murni, dari rantau kami ingin terus bersama-sama merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan, menjadi Indonesia. Kami pelajar Indonesia adalah ejawantah dari sumpah yang sudah berusia 88 tahun itu dan akan terus menjadi semangat kami menjadi Indonesia yang memegang teguh sumpah bertumpah darah satu, bertanah air satu, berbahasa satu: Indonesia! Sumpah Kami (Menjadi Indonesia) Sumpah kami tumpah darah yang satu bangsa yang satu bahasa persatuan berdengung penuh serluruh Di dada kami terus bergemuruh tumpah darah yang satu bangsa yang satu bahasa persatuan mendekap jiwa segala ruh 88 tahun sumpah kami, para pemuda sudah dan akan terus senantiasa bergelora tumbuh dan menyemai pada tiap helai nafas menyatu dan terkubur bersama tumpah darah kami Sumpah kami, sumpah pemuda! raga kami adalah gugusan pulau-pulau Sabang hingga Marauke jiwa kami adalah kibar kimilau Sang Saka Merah Putih hati kami adalah cahaya kepada yang Esa Sumpah kami, sumpah pemuda! dari rantau kami menganggit benang persatuan menjadi permadani untuk kebersamaan dari jauh kami menjunjung keberagaman menjadi Indonesia satu, tanah air kami Sumpah kami, sumpah pemuda! sumpah berkarya demi inspirasi negeri menjadi Indonesia Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia. Terima Kasih : Ade Sumiahadi (ig : @ade_elhadi) Luthfy Ramis (ig : @ramiszzz) Shahfi Rizqy (ig : @shahfirizqy) M. Fazri Ridwan (ig : @mfazrirdwn) Sonia Prafitri (ig : @soniapraf) Haryono (ig : @enoo_24) Natha Bella (ig : @nathabellaaa) Aeni Nahdiyati (ig : @aeni_nahdiyati) Sandy Kurniawan (ig : @kursandy) Mawaddah Idris (ig : @mhaaidris) Rahmanto Dwi Saputra (ig : @rahmanto.saputra) Gesta F Nurbiansyah (ig : @gestafbian) Puisi : Bernando J. Sujibto (ig : @bjeben) Video Maker : Agusta Wicaksono (ig : @agustawicaksono) Lokasi : Selçuk University, Sile-Konya, Alaadin Tepesi- Konya, Masjid Kampus Selçuk, Gereja (Museum) Aya Elenia. Musik : Kezia Amelia - Kulihat ibu pertiwi Instagram : @ppikonya (https://www.instagram.com/ppikonya/) Twitter : @ppikonya (https://twitter.com/ppikonya) Facebook : Infokom Ppi Konya

 

Tags :

Leave A Comment