5 Anak muda Tanah Air yang mampu mengubah dunia, keren

Caption for this image
Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia (Ir.Soekarno)

Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Di tangan merekalah nantinya bangsa ini menjadi besar. Mereka adalah tonggak harapan yang digadang-gadang dapat menjadi penerus perjuangan pahlawan kemerdekaan tapi dengan cara yang berbeda. Di Indonesia sendiri, kita begitu miris menyaksikan fakta menyedihkan. Dimana kita dipertontonkan tingkah polah generasi muda yang tidak ada habisnya. Alih-alih menorehkan prestasi, berita viral mereka tidak lain seputar masalah pembulian, tawuran, narkoba,dll.

Sungguh ironi, di tengah teknologi yang semakin berkembang seharusnya generasi muda saling berlomba-lomba mencatatkan prestasi. Di saat banyak anak muda sibuk membuat sensasi, kelima anak muda ini berhasil membuktikan kepada dunia bahwa tidak selalu generasi muda itu memiliki citra negatif. Siapa saja anak muda yang patut menjadi sumber inspirasi itu.

Nadiem Makarim
Namanya kian meroket seiring besarnya perusahaan yang didirikannya saat ini. Yaps Nadiem Makarim adalah salah satu pendiri perusahaan jasa transportasi GO-JEK. Pria kelahiran 4 Juli 1984 ini semula bekerja pada salah satu perusahaan ternama di Indonesia. Berbekal pengalamannya saat bekerja serta jiwa entrepreneurship yang dimilikinya, Nadiem memberanikan diri untuk mendirikan perusahaan berbasis teknologi yang menawarkan jasa transportasi.

Semula perusahaan GO-JEK hanya membawahi dua puluh orang tukang ojek, namun kini ia sudah memiliki puluhan ribu orang tukang ojek yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Nadiem Makarim, adalah satu contoh anak muda yang dapat menjadi sumber inspirasi karena mampu melakukan inovasi dengan merevolusi transportasi ojek menggunakan teknologi yang lebih canggih. Berkat inovasi ini pula Nadiem berhasil membukakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Dea Valencia
Meskipun namanya tidak begitu dikenal, siapa sangka gadis berparas ayu ini mampu mencatatkan prestasi di usianya yang masih belia. Nggak salah jika nama Dea Valencia menjadi salah satu nama anak muda yang patut menjadi sumber inspirasi.

Dea Valencia dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses yang mengusung batik kultur khas Indonesia. Berawal dari ketertarikannya terhadap batik, Dea pun gemar mengotak-atik kain-kain batik yang dimilikinya hingga membentuk suatu pola. Meski mengaku tidak bisa menggambar, semua desain Dea sendirilah yang membuat.

Dea sendiri memulai usahanya dengan berjualan di media sosial, dari sinilah kemudian batik kulturnya mulai dikenal banyak orang dan berhasil meraih kesuksesan. Ada satu yang menarik dari gadis cantik ini, meski telah memiliki pendapatan ratusan juta, Dea tak lantas melupakan lingkungan sekitarnya.

Hal ini ditunjukkannya dengan mempekerjakan karyawan yang mayoritas memiliki keterbatasan fisik. Diketahui jika karyawan yang bekerja sebagai tukang jahit maupun tukang potong adalah mereka yang tunarungu, tuna wicara. Tak hanya itu ada juga mereka yang memang memiliki keterbatasan fisik (tidak memiliki tangan/kaki).

Sudah sepantasnya jika apa yang dilakukan Dea Valencia ini dapat diapresiasi serta layak dijadikan sumber inspirasi.

Rio Haryanto
Pemuda kelahiran 22 Januari 1993 ini dikenal sebagai pembalap yang menorehkan beberapa prestasi di kancah internasional. Rio mengawali debutnya sebagai pembalap saat berumur 6 tahun. Dari sang ayah yang seorang pembalap, Rio mewarisi bakat ini.

Debut pertama Rio Haryanto dimulai pada tahun 1999 saat namanya berhasil mencetak prestasi dalam kejuaraan gokart sebagai juara nasional kelas kadet. Tahun 2008 Rio mengawali karir profesionalnya sebagai pembalap dalam ajang Asian Formula Challenge, Formula Asia 2.0 dan BMW Pasific di Benua Asia. Dalam ajang tersebut namanya kembali mengukir prestasi dengan memenangkan dua seri dalam ajang tersebut.

Prestasi gemilang inilah yang membuat namanya semakin dikenal dikancah internasional. Target utama Rio Haryanto adalah bisa masuk dalam ajang Formula 1. Berkat dukungan beberapa dari sponsor, pada tahun 2010 Rio berhasil berhasil mengikuti ajang GP3 Europe Series. Dan lagi-lagi dia menorehkan prestasi sebagai juara dalam dalam seri balapan yang diadakan di Turki tersebut. Karena prestasi Rio Haryanto di GP3 lah lagu Indonesia Raya untuk pertama kalinya berkumandang pada ajang balapan di Benua Eropa.

Joey Alexander
Pianis muda ini berhasil menorehkan namanya di kancah Internasional dalam Nominasi Grammy Awards 2016. Ini adalah prestasi yang sungguh membanggakan, di usianya yang masih sangat belia Joey berhasil memukau jutaan mata melalui sentuhan jarinya dalam memainkan nada.

Joey Alexander pria kelahiran 25 Juni 2003 ini telah belajar bermain piano sejak usianya masih 6 tahun. Berbeda dari anak-anak muda lain yang cenderung menyukai genre musik pop atau rock, Joey begitu sapaan akrabnya lebih memilih musik jazz. Melalui musik jazz inilah kini nama Joey Alexander dikenal sebagai pianis jazz dunia.

Rini Sugianto
Kalian tentu sudah familiar dengan film The Hobbit: An Unexpected Journey, The Adventure of Tintin, Dawn of the Planet of the Apes, atau The Desolation of Smaug?

Pernahkah kalian membayangkan jika sosok di balik kesuksesan film tersebut adalah buah karya salah seorang talenta muda Indonesia.

Rini Sugianto adalah seorang character animator dari Indonesia yang sudah sampai ke level dunia. Dalam beberapa kesempatan Rini terlibat dalam pembuatan film-film bergengsi, The Avengers salah satu yang dinanti-nantikan. Ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri dan patut di jadikan sebagai inspirasi bagi anak muda untuk pantang menyerah dan terus memberikan karya terbaiknya.

Source: https://www.brilio.net/creator/5-anak-muda-yang-mampu-mengubah-dunia-apa-kamu-salah-satunya-091992.html

 

Tags :

Leave A Comment